Web
Server Nginx adalah salah satu web server yang powerfull, ringan dan bersifat open
source (bebas dan Free). Dapat digunakan untuk reverse proxy untuk mendukung
web server apache serta dapat digunakan sebagai server proxy IMAP/POP3.
Web server Nginx terkenal karena performanya yang stabil, memiliki banyak fitur, mudah dikonfigurasi, dan menggunakan
hanya sedikit sumberdaya pada server. Nginx juga salah satu web server yang
dapat digunakan untuk website yang
membutuhkan trafik dan beban yang tinggi. Kelebihan
Web Server Nginx :
- Open Source (bebas dan Free)
- Mudah dalam instalasi dan konfigurasi
- Performa yang diberikan sangat amat baik, high
performance, stabil serta memiliki
banyak fitur.
- Menggunakan sedikit sumber daya
- Secure
- Mempunyai dukungan teknis melalui web, communit
Untuk instalasi web server Nginx kita membutuhkan
repositori tambahan di CentOS.
karena web server Nginx tidak seperti web server Apache yang secara default
sudah ada
di di repository CentOS. Repository yang digunakan untuk instalasi web server
nginx yaitu
repository epel , berikut cara menambahkan repository epel di CentOS 7.
[root@rhel ~]# yum
install apel-release -y
Silakan tunggu penambahan repository epel sampai selesai,
jika sudah Anda dapat
langsung menginstall web server nginx dengan cara menjalankan perintah
berikut.
[root@rhel ~]# yum
install nginx -y
Apabila instalasi
web server nginx telah selesai, silakan jalankan service nginx agar dapat
segera aktif, kemudian jalankan perintah enable nginx yang mana berfungsi untuk
otomatis runnin (berjalan) jika server mengalami reboot atau restart, berikut
perintahnya :
[root@rhel
~]# [root@rhel
~]# systemctl start nginx [root@rhel
~]# systemctl enable nginx Created
symlink from /etc/systemd/system/multiuser.target.wants/nginx.service to
/usr/lib/systemd/system/nginx.service. [root@rhel
~]#
Selanjutnya memastikan service nginx telah running
(berjalan) dengan menggunakan
perintah berikut
[root@rhel ~]# systemctl
status nginx
beberapa perintah mengenai manajemen service
yang sering digunakan di web server nginx.
Untuk menghentikan (stop) service web server nginx
[root@rhel ~]# systemctl
stop nginx
menjalankan kembali service nginx
[root@rhel ~]# systemctl
start nginx
[root@rhel ~]# systemctl
restart nginx
Jika telah melakukan sebuah perubahan konfigurasi
terhadap service nginx dan
perlu melakukan opsi reload silakan
jalankan perintah berikut
[root@rhel ~]# systemctl
reload nginx
Untuk menonaktifkan service otomatis running di kala
server VPS melakukan reboot
atau restart jalankan perintah berikut
[root@rhel ~]# systemctl
disable nginx
Sebaliknya jika Anda ingin set service nginx otomatis
running dikala server melakukan
reboot atau restart silakan jalankan perintah berikut
[root@rhel ~]# systemctl
enable nginx
Berikut ini struktur file konfigurasi web server Nginx di CentOS 7/RHEL 7:
o
Semua file konfigurasi Nginx berada di direktori
/etc/nginx
o
File konfigurasi utama Nginx adalah /etc/nginx/nginx.conf
o
Semua file konfigurasi Nginx diakhiri dengan .conf yang
berada di direktori
/etc/nginx/conf.d termasuk dalam file konfigurasi default atau utama nginx
o
Untuk mempermudah dalam pengelolaan domain di web server
nginx, nginx sangat
menyarankan untuk membuat virtual block domain sendiri – sendiri (sesuaikan dengan
domain Anda masing - masing)
o
Untuk konfigurasi Virtual block domain dapat dilakukan di
direktori
/etc/nginx/conf.d/namadomain.conf
o
File log Nginx (access_log dan error_log) berada
didirektor/var/log/nginx/.
Disarankan setiap Virtual Block domain memiliki file log masing – masing untuk mempermudah
dalam pengelolaan dan troubleshooting.
o
Anda dapat mengatur direktori root direktori domain Anda
ke lokasi yang
Anda inginkan.
Lokasi yang paling umum digunakan untuk webroot yaitu:
# /home/<user_name>/<site_name>
# /usr/share/nginx/html
# /var/www/html/<site_name>
# /opt/<site_name>





Tidak ada komentar:
Posting Komentar